Analisis SWOT : Pengertian, Orang Yang Harus Melakukan, Dan Cara Melakukannya

Analisis Peluang Usaha dengan Metode SWOT - Ajaib

Meskipun sangat sederhana, namun analisis SWOT merupakan alat yang sangat membantu untuk mengembangkan strategi bisnis, apakah ingin membangun bisnis atau mengembangkan perusahaan jadi lebih baik lagi.

Untuk informasi lebih lengkap terkait analisis SWOT, simak penjelasan berikut ini !

  1. Pengertian Analisis SWOT

SWOT adalah singkatan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman).

Analisis SWOT akan mengatur kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman utama kedalam daftar yang teroganisir dan biasanya tersaji dalam bilah kisi – kisi yang sederhana. Strengths dan Weaknesses berasal dari internal perusahaan. Segala hal yang bisa dikontrol dan bisa berubah. Salah satu contohnya siapa yang ada tim Anda, paten dan properti intelektual, dan juga lokasi.

Sementara Opportunities dan Threats merupakan hal eskternal yang akan mempengaruhi bisnis atau segala hal yang terjadi di luar perusahaan pada pasar yang lebih besar. Meskipun tidak bisa mengubahnya, namun Anda bisa memanfaatkan peluang dan melindungi dari ancaman. Contohnya seperti pesaing, harga bahan baku, serta tren belanja pelanggan.

Saat melakukan analisis SWOT, Anda akan diajarkan strategi yang solid untuk memprioritaskan pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembangkan bisnis Anda.

  1. Siapa Yang Harus Melakukan Analisis SWOT?

Karena analisis SWOT ini bukan tugas yang dapat didelegasikan kepada orang lain, maka pendiri dan pemimpin perusahaan harus terlibat langsung secara mendalam agar hasilnya efektif.

Namun, pemimpin perusahaan juga tidak boleh melakukan analisis SWOT sendiri. Pemimpin perlu mengumpulkan sekelompok orang yang memiliki perspektif berbeda tentang perusahaan guna mendapatkan hasil terbaik.

Pilihlah orang – orang yang bisa mewakili berbagai aspek perusahaan Anda seperti dari segi penjualan, layanan pelanggan, serta pemasaran dan pengembangan produk. Setiap orang yang dipilih perlu memiliki bagian dalam hal – hal tersebut.

  1. Cara Melakukan Analisis SWOT Yang Benar

Sebagaimana yang sudah dibahas diatas bahwa Anda harus mengumpulkan tim untuk melakukan analisis SWOT. Anda tidak perlu melakukan analisis SWOT sepanjang hari, cukup melakukannya hanya satu atau dua jam saja.

Melakukan analisis SWOT serupa dengan pertemuan untuk mendengarkan pendapat serta mengetahui cara yang benar dan salah dalam menjalankan suatu hal. Sebaiknya Anda meminta setiap orang mencatat sekaligus menghasilkan ide untuk memulai sesuatu. Hal itu guna menghindari terjadinya groupthink dan memastikan bahwa semua pendapat didengar.

Setelah selesai melakukan brainstorming selama 5 hingga 10 menit, Anda tinggal meletakkan semua catatan lalu menempelnya di dinding, dan jangan lupa untuk mengelompokkan ide – ide serupa. Jika terdapat ide orang lain yang memicu pemikiran baru, berilah izin kepadanya untuk menambahkan catatan tambahan pada titik tersebut.

Setelah semua ide terorganisir, sekarang saatnya Anda untuk menentukan peringkat ide. Anda bisa menggunakan sistem pemungutan suara, dimana setiap orang berhak mendapatkan lima atau sepuluh “suara” yang bisa mereka bagikan dengan cara apa saja yang disukainya. Disarankan membuat catatan dalam berbagai warna untuk latihan ini.

Anda harus memiliki daftar gagasan yang bisa diprioritaskan berdasarkan latihan pemungutan suara tersebut. Tentunya daftar tersebut bisa menjadi bahan untuk diskusi atau debat, dan seseorang yang berada di ruangan tersebut harus bisa membuat keputusan terakhir pada prioritas. Biasanya yang melakukan ini CEO, namun bisa didelegasikan kepada orang lain yang memang bertanggungjawab atas strategi bisnis.

Anda dapat mengikuti proses menghasilkan ide untuk masing – masing dari empat kuadran dari analisis SWOT Anda yaitu Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman.